TANGERANG SELATAN – Empat Wakil Ketua Umum (Waketum) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menyatakan mundur dari kepengurusan. Mereka adalah Idma Eka Putra, Nono Mulyono, Mahfudin Joey, dan David Solomon Doodoh.
Waketum I KONI Tangsel Idma Eka Putra, menjelaskan pengunduran dirinya dipicu kurang harmonisnya komunikasi dengan Ketua Umum Hamka Handaru, selain faktor kesibukan pribadi.
“Sejak memasuki tahun kedua, komunikasi mulai tidak berjalan baik. Banyak kegiatan yang tidak melibatkan kami sebagai wakil ketua. Hasil rapat pun sering tidak tersampaikan,” ujar Idma, Jumat (5/9/2025).
Idma juga menyoroti hubungan antara KONI Tangsel dan Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) yang dinilai kurang harmonis. Ia menyebut Ketum KONI kerap melewati peran Dispora dalam pelaporan kegiatan.
“Padahal KONI ini organisasi yang dekat dengan pemerintah, seharusnya komunikasi intensif dengan Dispora. Tapi dalam praktiknya, KONI justru sering melangkahi Dispora. Itu membuat hubungan tidak harmonis,” ucapnya.
Baca juga:
- Demo Bikin Resah, Ada Konseling Gratis untuk Warga Tangerang
- Polres Tangsel Gelar Doa Bersama dengan Driver Ojol
Waketum III Mahfudin Joey menambahkan, posisi wakil ketua di KONI Tangsel selama ini nyaris tidak berfungsi.
“Kalau boleh jujur, tanpa wakil pun kegiatan berjalan langsung dari ketua ke bidang. Jadi, keberadaan wakil seperti ada dan tiada,” kata Joey.
Bantahan Ketua Umum
Menanggapi pengunduran diri empat wakilnya, Ketua Umum KONI Tangsel Hamka Handaru membantah tudingan soal komunikasi. Menurutnya, para Waketum yang mundur justru tidak aktif dalam kegiatan organisasi.
“Selama ini tingkat kehadiran mereka memang minim. Jadi kalau bicara kurang dilibatkan, faktanya mereka juga jarang hadir,” tegas Hamka, Jumat (5/9/2025).
Meski ditinggal empat wakil ketua, Hamka memastikan roda organisasi tetap berjalan normal.
“Organisasi tetap solid. Tadi kami sudah rapat pimpinan bersama beberapa kepala bidang, dan semua kegiatan tetap berlanjut,” ujarnya. (*)











Leave a Reply