Remaja 14 Tahun Dibawa Kabur Pria Kenalan di Medsos

Adi Subchan - 24 September 2026

Remaja perempuan 14 tahun di Tangsel ditemukan setelah hilang lima hari. Ia ditemukan bersama pria yang dikenalnya melalui media sosial. (Foto: iStock/Ilustrasi)
Remaja perempuan 14 tahun di Tangsel ditemukan setelah hilang lima hari. Ia ditemukan bersama pria yang dikenalnya melalui media sosial. (Foto: iStock/Ilustrasi)

Remaja perempuan 14 tahun di Tangsel ditemukan setelah hilang lima hari. Ia ditemukan bersama pria yang dikenalnya melalui media sosial.

Aktual Tangerang – Seorang remaja perempuan berinisial I (14) ditemukan setelah dilaporkan hilang selama lima hari dari rumahnya di kawasan Ciater, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

Remaja tersebut ditemukan bersama seorang pria berusia 28 tahun yang sebelumnya dikenalnya melalui media sosial Instagram.

Ketua RT 04 RW 07 Kelurahan Ciater, Arfian Bule, mengatakan, remaja tersebut baru berkomunikasi dengan pria itu selama beberapa hari sebelum keduanya bertemu.

Pertemuan tersebut berlangsung tanpa sepengetahuan orangtua korban. Remaja itu disebut dijemput di sekitar rumah setelah berkomunikasi melalui media sosial.

Keluarga kemudian mengetahui korban tidak berada di rumah. Mereka bersama warga berupaya mencari keberadaannya dengan menyebarkan informasi dan menelusuri sejumlah petunjuk.

“Yang pertama, keluarga sudah keliling mencari. Kemudian sudah menyebarkan pamflet, disertai fotonya,” ujar Arfian di Serpong, Tangsel, Rabu (23/9/2026).

Baca Juga :  Polisi Tangkap Pelaku Pencabulan Anak di Apartemen Cisauk

Korban Disekap dan Diancam

Berdasarkan keterangan korban kepada Arfian, remaja tersebut dibawa ke sebuah rumah di kawasan Pasar Rebo, Jakarta Timur, selama lima hari. Selama berada di lokasi tersebut, korban disebut mendapat ancaman.

Menurut Arfian, korban mengaku takut melawan karena khawatir mendapat tindakan yang lebih buruk.

“Diancam kalau memang enggak mau menuruti kemauannya, ya akan dibunuh,” ujar Arfian.

Arfian juga mengatakan, korban menyampaikan adanya dugaan kekerasan selama berada bersama pria tersebut. Namun, informasi tersebut diperolehnya dari keterangan korban dan selanjutnya menjadi bagian dari penanganan kepolisian.

Menjelang ditemukan, warga mendapat informasi mengenai kemungkinan korban dibawa kembali ke kawasan Ciater, Serpong. Informasi tersebut kemudian membantu warga dalam melakukan pencarian.

Warga akhirnya menemukan korban bersama pria tersebut di kawasan Ciater Permai, Serpong. Pria itu kemudian diamankan warga sebelum diserahkan kepada pihak berwenang.

“Pelaku datang, kemudian langsung diamankan warga,” ujar Arfian.

Saat ditemukan, kondisi korban disebut mengalami trauma.

Arfian mengatakan, korban sempat meminta warga tidak mengambil gambar maupun melihat dirinya ketika berada di tengah kerumunan.

“Dia teriak, “jangan foto saya, jangan lihat saya”,” ujar Arfian.

Baca Juga :  Jumlah Korban Tewas Banjir di Bali Bertambah Jadi 18 Orang

Laporan mengenai hilangnya korban sebelumnya dibuat di Polres Tangsel.

Menurut Arfian, penanganan selanjutnya diarahkan ke Jakarta Timur karena korban disebut berada di wilayah Pasar Rebo selama lima hari.

Orang tua korban telah menjalani pemeriksaan. Sementara itu, dugaan tindak pidana dalam kasus tersebut masih dalam proses penanganan dan penyelidikan kepolisian.

Arfian mengimbau orangtua meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak di media sosial.

Ia menilai komunikasi dengan orang yang baru dikenal melalui internet perlu menjadi perhatian. Hal tersebut penting karena komunikasi di media sosial dapat berlanjut menjadi pertemuan langsung tanpa sepengetahuan keluarga. (*)

Tag Terkait:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkait

Terkini