Pemkot Tangsel menargetkan pembebasan lahan 2,3 hektare untuk proyek PSEL rampung 2026. PSEL ditargetkan beroperasi pada 2028.
Aktual Tangerang – Pemkot Tangerang Selatan terus mematangkan pembangunan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL). Pembebasan lahan seluas 2,3 hektare ditargetkan rampung pada 2026.
Target tersebut diperlukan agar proyek PSEL dapat segera memasuki tahap pembangunan.
Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan mengatakan sejumlah proses pengadaan lahan masih berjalan.
Proses tersebut meliputi penetapan lokasi, appraisal, hingga persiapan pembayaran lahan.
“Untuk proses penetapan lokasi sedang dilakukan, lalu proses appraisal dan proses pembayaran. Lahan yang dibutuhkan total lima hektare. Kita melakukan pembelanjaan sekarang 2,3 hektare yang dibutuhkan,” ujar Pilar, Jumat kemarin.
Pilar mengatakan, Pemkot Tangsel juga telah berkoordinasi dengan Danantara terkait kebutuhan lahan proyek PSEL.
Dalam pertemuan terakhir bersama Wali Kota Tangsel, tidak ditemukan kendala berarti dalam proses tersebut.
Menurut Pilar, tahapan proyek kini tinggal menunggu penyelesaian proses administrasi.
“Insyaallah tidak ada kendala. Masalah administrasi kita doakan saja segalanya lancar,” tambahnya.
Pembebasan Lahan Ditargetkan Selesai 2026
Pilar menegaskan, pembebasan lahan ditargetkan selesai pada tahun ini. Target tersebut sejalan dengan anggaran pengadaan lahan yang telah dialokasikan pada tahun anggaran 2026.
Terkait harga tanah, Pemkot Tangsel masih menunggu hasil appraisal dari konsultan independen.
Nilai lahan nantinya akan ditentukan berdasarkan harga pasar yang berlaku.
“Appraisal juga kan itu mengikuti harga pasaran. Kita juga lakukan diskusi kembali dengan masyarakat, menyampaikan harga pasaran seperti itu. Mudah-mudahan semua bisa mengikuti,” jelasnya.
Pilar berharap para pemilik lahan dapat mendukung proses pengadaan tanah untuk proyek PSEL.
Menurutnya, pembangunan PSEL ditujukan bagi kepentingan publik, terutama dalam menangani persoalan sampah.
“Ini kepentingannya kepentingan publik, bukan kepentingan pribadi. Harga pasar ini ditentukan oleh konsultan appraisal yang memang independen. Jadi kita berikan kepada mereka untuk menentukan harga pasarannya berapa,” tuturnya.
PSEL Ditargetkan Beroperasi 2028
Pembangunan PSEL ditargetkan memasuki tahap groundbreaking pada 2026. Proyek tersebut kemudian ditargetkan mulai beroperasi pada 2028.
Pilar berharap seluruh tahapan proyek berjalan sesuai target yang telah ditetapkan. Tahapan tersebut mencakup pembebasan lahan hingga pelaksanaan pembangunan fasilitas PSEL.
Menurutnya, PSEL nantinya diharapkan menjadi salah satu solusi persoalan sampah di Kota Tangsel.
“Saya harap masyarakat mendukung karena ini sekali lagi untuk kepentingan bersama,” tutupnya. (*)








Leave a Reply