Jenazah KH Ahmad Fudholi Dimakamkan di Belakang Pesantren Al-Hijaiyyah

Adi Subchan - 07 September 2026

Jenazah KH Ahmad Fudholi akan dimakamkan di belakang Pondok Pesantren Al-Hijaiyyah, Kabupaten Tangerang. (Foto: MUI Kabupaten Tangerang)
Jenazah KH Ahmad Fudholi akan dimakamkan di belakang Pondok Pesantren Al-Hijaiyyah, Kabupaten Tangerang. (Foto: MUI Kabupaten Tangerang)

Jenazah KH Ahmad Fudholi akan dimakamkan di belakang Pondok Pesantren Al-Hijaiyyah, Kabupaten Tangerang. Ribuan pelayat berdatangan.

Aktual Tangerang – Jenazah penceramah kondang Banten, KH Ahmad Fudholi, akan dimakamkan di belakang Pondok Pesantren Al-Hijaiyyah.

Pesantren tersebut berada di Kampung Rempak Kulon, Desa Sindang Sono, Kecamatan Sindang Jaya, Kabupaten Tangerang.

Hingga Senin (7/9/2026) sekitar pukul 14.21 WIB, sejumlah persiapan pemulasaraan jenazah telah dilakukan di sekitar kompleks pesantren.

Informasi persiapan pemakaman juga disampaikan melalui pengeras suara masjid di dalam area pesantren.

Masjid tersebut akan menjadi lokasi salat jenazah KH Ahmad Fudholi sebelum dimakamkan.

Sementara itu, para pelayat terus berdatangan ke Pondok Pesantren Al-Hijaiyyah.

Baca Juga :  ASN Pandeglang Tertipu Investasi Bodong, Rugi Rp200 Juta

Pelayat yang datang diperkirakan telah mencapai ribuan orang dari berbagai kalangan. Mereka terdiri atas ulama, santri, pejabat daerah, dan masyarakat yang mengenal almarhum.

Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid juga terlihat hadir untuk menyampaikan belasungkawa.

Para pelayat datang untuk memberikan penghormatan terakhir kepada KH Ahmad Fudholi.

KH Ahmad Fudholi Dimakamkan di Area Baru

Salah seorang pelayat bernama Ahmad mengatakan lokasi pemakaman bukan pemakaman keluarga. Menurut Ahmad, KH Ahmad Fudholi menjadi orang pertama yang dimakamkan di area tersebut.

“Bukan pemakaman keluarga. Baru KH Ahmad Fudholi yang dimakamkan di situ,” kata Ahmad.

Jenazah KH Ahmad Fudholi tiba di rumah duka sekitar pukul 12.30 WIB. Ia memastikan jenazah KH Ahmad Fudholi akan dimakamkan di area belakang pesantren.

“Tapi yang jelas dimakaminnya di belakang ini, belakang pesantren,” pungkasnya. (*)

Baca Juga :  Guru Les di Panongan Tangerang Diduga Cabuli 29 Murid

Tag Terkait:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkait

Terkini