Gubernur Banten Dukung Festival Rakyat Ciledug 2026

Adi Subchan - 05 September 2026

Gubernur Banten Andra Soni (Foto: Instagram Andra Soni)
Gubernur Banten Andra Soni (Foto: Instagram Andra Soni)

Gubernur Banten Andra Soni mendukung Festival Rakyat Ciledug 2026 yang digelar 31 Oktober hingga 1 November di Kota Tangerang.

Aktual Tangerang – Gubernur Banten Andra Soni mendukung penuh Festival Rakyat Ciledug 2026 di Alun-Alun Ciledug, Kota Tangerang.

Festival tersebut dijadwalkan berlangsung selama dua hari, pada 31 Oktober hingga 1 November 2026.

Dukungan itu disampaikan Andra saat menerima Komunitas Pengusaha Jaya Bersama (KPJB) di Kantor Gubernur Banten, BLKI Serpong, Kamis (3/9/2026).

“Saya mendukung penuh penyelenggaraan Festival Rakyat Ciledug 2026. Di pasar malam ada UMKM, musik, dan sarana penyaluran hobi masyarakat. Musik dan hiburan menjadi daya tarik agar masyarakat datang. Ketika mereka dipertemukan dengan para pedagang, di situlah roda perekonomian berputar dan hidup,” tegas Andra.

Menurut Andra, festival rakyat dapat menjadi sarana mempertemukan masyarakat dengan pelaku usaha.

Pertemuan tersebut dinilai mampu mendorong aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

“Pesta rakyat pada pasar malam turut menggerakkan perekonomian masyarakat. Menggerakkan perekonomian itu harus dari bawah,” ujar Andra.

Baca Juga :  Normalisasi Sungai, 62 Bangunan Liar di Bantaran Sungai Cirarab Dibongkar

Andra mengatakan, pemerintah terus mengoptimalkan kebijakan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat.

Upaya tersebut dilakukan untuk menciptakan kesejahteraan sekaligus mendorong kemajuan ekonomi daerah.

Dalam pertemuan itu, KPJB menyampaikan rencana penyelenggaraan Festival Rakyat Ciledug 2026. Kegiatan tersebut akan digelar di Alun-Alun Ciledug selama dua hari.

Festival Rakyat Ciledug juga diharapkan menjadi ruang interaksi sosial bagi masyarakat sekitar.

Menurut Andra, kemajuan suatu daerah dapat dilihat melalui tiga elemen utama. Ketiganya adalah pasar sebagai pusat kegiatan ekonomi, alun-alun sebagai ruang interaksi sosial, dan pendopo sebagai pusat pemerintahan.

“Pasar malam atau festival rakyat ini menjadi ajang untuk mempertemukan masyarakat dengan para pengusaha. Ini mendukung UMKM untuk berkembang sekaligus menggerakkan perekonomian rakyat,” jelasnya.

Andra menilai Ciledug memiliki potensi ekonomi yang besar untuk terus dikembangkan. Wilayah tersebut merupakan kawasan perbatasan sekaligus penyangga Ibu Kota Jakarta.

Ciledug juga masuk dalam wilayah administratif Kota Tangerang dan memiliki angka PDRB cukup tinggi.

Baca Juga :  Tips Menghadapi Rumah Kebakaran Sebelum Damkar Tiba

Sementara itu, Ketua KPJB Wawan Gunawan mengatakan festival tersebut bertujuan mempererat interaksi masyarakat. Kegiatan itu diharapkan mampu memperkuat silaturahmi antarwarga Ciledug dan wilayah sekitarnya.

“Melalui acara yang akan dilaksanakan di Alun-Alun Ciledug ini, kami berharap dapat terjalin silaturahmi antarwarga sehingga menciptakan suasana masyarakat yang rukun dan kondusif,” pungkas Wawan. (*)

Tag Terkait:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkait

Terkini