Kekeringan melanda 21 titik di Tangsel dan berdampak terhadap 2.090 jiwa. BPBD telah menyalurkan 616.650 liter air bersih.
Aktual Tangerang – Kekeringan melanda 21 titik di Kota Tangerang Selatan, dan berdampak terhadap 2.090 jiwa.
Berdasarkan data BPBD Kota Tangerang Selatan, kekeringan terjadi sepanjang 8 Juli hingga 30 Agustus 2026.
Dari 21 titik terdampak, sebanyak 20 lokasi berada di Kecamatan Setu. Sementara satu titik lainnya berada di Kecamatan Serpong.
Kondisi tersebut menyebabkan 446 kepala keluarga kesulitan memenuhi kebutuhan air bersih.
Untuk membantu warga, BPBD Tangsel bersama sejumlah pihak terus mendistribusikan air bersih.
Hingga 26 Agustus 2026, total air bersih yang telah disalurkan mencapai 616.650 liter. Pengiriman dilakukan secara rutin dengan menyesuaikan kebutuhan setiap lokasi terdampak.
“Setiap hari pengiriman ke 10-11 titik lokasi,” kata Komandan Peleton BPBD Tangsel, Dian Wiryawan, Minggu (30/8/2026).
20 Titik Kekeringan Tersebar di Setu
Kecamatan Setu menjadi wilayah dengan sebaran titik kekeringan terbanyak di Tangsel. Sebanyak 15 titik kekeringan berada di Kelurahan Keranggan.
Empat titik lainnya berada di Kelurahan Kademangan.Sementara satu titik tercatat di Kelurahan Muncul.
Titik kekeringan di Keranggan tersebar pada sejumlah wilayah rukun tetangga. Lokasinya mencakup RT 002/001, RT 004/002, RT 001/001, RT 013/005, dan RT 003/001.
Titik lainnya berada di RT 006/002, RT 005/002, RT 012/005, dan RT 009/005.
Selanjutnya terdapat titik di RT 009/004, RT 011/005, RT 010/005, dan RT 014/003. Dua titik lainnya berada di RT 008/003 dan RT 010/004.
Adapun empat titik di Kelurahan Kademangan berada pada beberapa lokasi. Lokasi tersebut meliputi UPTD SDN 02 Kademangan, RT 005/002, RT 006/002, dan RT 006/003. Satu titik lainnya berada di RT 001/001, Kelurahan Muncul.
Di luar Setu, satu titik kekeringan tercatat di RT 006/004, Kelurahan Serpong. Lokasi tersebut berada di Kecamatan Serpong. (*)








Leave a Reply