Ikan-ikan Mabok di Sungai Cisadane, Fenomena Alam Apa?

Adi Subchan - 21 August 2026

Ikan mengapung seperti mabuk di Sungai Cisadane, Kota Tangerang, viral di media sosial. DLH menyebut fenomena dipicu kondisi hidrologi dan cuaca. (Foto: Tangkapan layar Thread)
Ikan mengapung seperti mabuk di Sungai Cisadane, Kota Tangerang, viral di media sosial. DLH menyebut fenomena dipicu kondisi hidrologi dan cuaca. (Foto: Tangkapan layar Thread)

Ikan-ikan mengapung seperti mabok di Sungai Cisadane, Kota Tangerang, viral di media sosial. DLH menyebut fenomena dipicu kondisi hidrologi dan cuaca.

Aktual Tangerang – Fenomena ikan mengapung seperti mabok di Sungai Cisadane, Kota Tangerang, Banten, viral di media sosial.

Sejumlah warga memarkirkan sepeda motor di jembatan untuk menyaksikan fenomena tersebut. Kondisi ikan yang terlihat mabok itu menarik perhatian warga sekitar Sungai Cisadane.

Menanggapi kejadian tersebut, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang langsung melakukan pengecekan.

Kepala DLH Kota Tangerang Yudi Pradana mengatakan, timnya telah turun ke lokasi. Hasil pemantauan menunjukkan kualitas air Sungai Cisadane masih sesuai ketentuan baku mutu.

Ketentuan tersebut mengacu pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 22 Tahun 2021.

“PP tersebut menjadi salah satu acuan dalam pengelolaan dan perlindungan mutu air. Berdasarkan data ini, kualitas air Sungai Cisadane masih memenuhi baku mutu PP Nomor 22 Tahun 2021, Lampiran 6,” ujar Yudi, Jumat (21/8/2026).

Yudi menjelaskan, fenomena ikan mengapung tersebut berkaitan dengan kondisi hidrologi dan perubahan cuaca.

Baca Juga :  Hari Lingkungan Hidup, Cisadane Hasilkan 12,7 Ton Sampah

Menurutnya, hujan turun setelah kondisi cuaca sebelumnya panas dalam waktu cukup lama.

“Sementara ikan-ikan yang mabok karena kondisi hidrologi, cuaca yang semalam dan tadi ada hujan setelah panas lama,” jelasnya.

Fenomena tersebut menjadi tontonan warga di sekitar sungai. Sejumlah warga terlihat menghentikan aktivitas untuk menyaksikan ikan yang mengapung di permukaan sungai.

Bahkan, beberapa warga memarkirkan sepeda motor mereka di atas jembatan. Mereka melihat langsung kondisi ikan yang bergerak tidak normal di permukaan air.

DLH Kota Tangerang mengimbau masyarakat tidak terburu-buru menyimpulkan penyebab fenomena tersebut.

“Pemkot Tangerang mengimbau masyarakat agar tidak terburu-buru menarik kesimpulan terkait penyebab fenomena tersebut. Informasi mengenai kondisi lingkungan perlu merujuk pada hasil pemantauan dan pemeriksaan dari instansi yang berwenang,” imbaunya.

DLH Pantau Sungai Cisadane

Pemkot Tangerang melalui DLH terus memantau kondisi lingkungan Sungai Cisadane.

Pemantauan dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga kualitas air dan ekosistem perairan.

Baca Juga :  Bau Sampah Menyengat, Ganggu Kenyamanan Warga Reni Jaya

DLH juga memastikan pengawasan terhadap kondisi sungai terus dilakukan secara berkala.

“DLH Kota Tangerang juga terus melakukan pemantauan terhadap kondisi sungai itu untuk memastikan kualitas air tetap terjaga. Pengawasan berkala penting dilakukan untuk mendeteksi perubahan kondisi lingkungan dan menjaga keberlanjutan ekosistem sungai,” pungkasnya. (*)

Tag Terkait:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkait

Terkini