Lima kecamatan di Kota Tangerang waspada kekeringan. BPBD memeriksa potensi air bawah tanah dan menyiapkan distribusi air bersih.
Aktual Tangerang – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang memeriksa potensi air bawah tanah. Pemeriksaan dilakukan di lima kecamatan yang masuk status waspada kekeringan.
Lima wilayah tersebut yakni Batuceper, Benda, Cipondoh, Pinang, dan Tangerang.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang Mahdiar mengatakan pemantauan dilakukan berdasarkan kajian BMKG.
“Kecamatan Batuceper menjadi wilayah di Kota Tangerang yang masuk kategori awas kekeringan meteorologis. Maka itu kita lakukan pemantauan langsung ke wilayah tersebut,” ujar Mahdiar, dilansir dari ANTARA, Kamis, 13 Agustus 2026.
Batuceper bahkan masuk kategori awas kekeringan meteorologis di Kota Tangerang.
Kondisi tersebut meningkatkan risiko berkurangnya ketersediaan air selama musim kemarau. Risiko itu semakin besar apabila musim kemarau berlangsung lebih panjang.
BMKG mencatat Kota Tangerang kini memasuki periode musim kemarau dengan curah hujan rendah.
Pemkot Tangerang telah menyiapkan sejumlah langkah untuk mengantisipasi dampak kekeringan. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan masyarakat tetap memperoleh akses air bersih.
BPBD juga berkoordinasi dengan Perumda Tirta Benteng dan perangkat daerah terkait. Koordinasi tersebut dilakukan untuk menyiapkan dukungan distribusi air bersih bagi masyarakat terdampak.
Masyarakat diminta segera melapor apabila mulai mengalami gangguan ketersediaan air. Salah satu indikatornya adalah debit air sumur yang semakin mengecil.
Laporan dapat disampaikan melalui kelurahan, BPBD Kota Tangerang, maupun layanan darurat 112.
“Laporan tersebut akan menjadi dasar bagi petugas untuk melakukan penanganan sesuai kondisi di lapangan,” ungkap dia. (*)








Leave a Reply