Dua pelaku curanmor terlibat baku tembak dengan anggota Polda Metro Jaya di Bundaran 3 Citra Raya, Tangerang. Pelaku berhasil kabur dan masih diburu polisi.
Aktual Tangerang – Aksi pengejaran pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di Bundaran 3 Citra Raya, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, berujung baku tembak, Sabtu (25/7/2026). Dua pelaku berhasil melarikan diri setelah melepaskan tembakan ke arah anggota kepolisian.
Peristiwa bermula ketika seorang anggota Polda Metro Jaya menerima informasi dugaan pencurian sepeda motor Honda Beat Deluxe berwarna abu-abu.
Anggota polisi bernama Yuda kemudian menelusuri keberadaan pelaku hingga menemukannya di Bundaran 3 Citra Raya, dekat kawasan Mardi Grass.
Saat hendak dilakukan penyergapan, pelaku memberikan perlawanan dengan menembakkan senjata api ke arah petugas.
Yuda menghindari tembakan tersebut sambil terus melakukan pengejaran terhadap pelaku.
Aksi kejar-kejaran itu kemudian memicu baku tembak di tengah jalan dan mengundang perhatian warga sekitar.
Peristiwa tersebut terekam dalam video amatir yang beredar di media sosial.
Dalam rekaman itu, terlihat seorang polisi berpakaian sipil mengejar dua pria yang berboncengan menggunakan sepeda motor.
Suara tembakan membuat sejumlah pengendara menghentikan kendaraan untuk melihat kejadian tersebut.
Kasi Humas Polresta Tangerang, Ipda Tri Leksono, membenarkan insiden tersebut.
Menurut Tri, pelaku melawan saat akan diamankan hingga melepaskan tembakan ke arah petugas.
“Namun orang yang diduga pelaku melakukan perlawanan dengan menembakkan senjata api. Kemudian saksi menghindar dan masih berusaha mengejar. Namun pelaku berusaha melarikan diri dengan menggunakan motor Beat Street,” kata Tri Leksono, Sabtu (25/7/2026).
Meski sempat terjadi baku tembak, kedua pelaku berhasil melarikan diri.
Polisi memastikan tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut.
Tri mengatakan penyidik masih mendalami kemungkinan keterlibatan pelaku dengan jaringan curanmor lainnya.
“Kita juga masih belum bisa memastikan terkait keterlibatan pelaku dengan jaringan curanmor lainnya,” ujarnya.
Saat ini, penyidik mengumpulkan keterangan saksi dan menelusuri rekaman kamera pengawas.
Polisi juga mencari proyektil yang diduga ditembakkan oleh pelaku saat pengejaran berlangsung.
“Identifikasi mungkin nanti dari rekaman CCTV yang ada dan meminta keterangan para saksi,” katanya.
Dalam penanganan perkara itu, polisi mengamankan satu unit Honda Beat Deluxe berwarna abu-abu yang diduga menjadi sasaran pencurian.
Tri mengimbau masyarakat segera melaporkan aktivitas mencurigakan melalui layanan darurat 110.
“Kalau melihat ada orang dengan gerak-gerik mencurigakan, segera laporkan melalui call center 110,” ujarnya. (*)









Leave a Reply