DPRD Kota Tangerang Minta Disdik Jemput Anak Putus Sekolah

Adi Subchan - 16 July 2026

Ketua DPRD Kota Tangerang, Rusdi Alam, meminta Dinas Pendidikan membentuk tim untuk memastikan seluruh anak memperoleh akses pendidikan. Langkah itu dilakukan agar tidak ada anak gagal bersekolah karena kendala biaya. (Foto: Istimewa)
Ketua DPRD Kota Tangerang, Rusdi Alam, meminta Dinas Pendidikan membentuk tim untuk memastikan seluruh anak memperoleh akses pendidikan. Langkah itu dilakukan agar tidak ada anak gagal bersekolah karena kendala biaya. (Foto: Istimewa)

DPRD Kota Tangerang meminta Disdik membentuk tim pendataan agar seluruh anak bersekolah. Program sekolah gratis tersedia di 142 sekolah swasta.

Aktual Tangerang – DPRD Kota Tangerang meminta Dinas Pendidikan membentuk tim untuk memastikan seluruh anak memperoleh akses pendidikan. Langkah itu dilakukan agar tidak ada anak gagal bersekolah karena kendala biaya.

Ketua DPRD Kota Tangerang, Rusdi Alam, mengatakan Pemkot Tangerang telah menjalankan program sekolah gratis di jenjang SD dan SMP.

“Pemkot Tangerang sudah memiliki program sekolah gratis di jenjang SD dan SMP. Kami berharap tidak ada lagi anak yang tidak sekolah karena kendala biaya,” kata Rusdi, Kamis (16 /7/2026).

Menurut Rusdi, tim tersebut perlu melibatkan pemerintah kecamatan dan kelurahan. Koordinasi juga harus dilakukan bersama pengurus RT dan RW untuk mempermudah pendataan.

“Sehingga ketika ditemukan ada anak yang belum bersekolah, dapat segera ditindaklanjuti,” ujarnya.

Rusdi menjelaskan Program Gampang Sekolah telah memperluas akses pendidikan bagi masyarakat. Program itu juga menjadi solusi bagi siswa yang belum diterima di sekolah negeri.

“Mereka yang tidak diterima di sekolah negeri bisa dialihkan ke sekolah swasta. Langkah ini penting agar seluruh anak tetap memperoleh hak pendidikan,” katanya.

Baca Juga :  Baznas Kota Tangerang Buka Beasiswa untuk 50 Mahasiswa

Ia menegaskan pendidikan merupakan hak dasar setiap anak. Karena itu, pemerintah daerah harus memastikan tidak ada siswa yang putus sekolah.

“Segera data seluruh siswa yang belum masuk sekolah. Arahkan mereka ke sekolah swasta yang masih memiliki daya tampung,” tegas Rusdi.

Rusdi meminta Dinas Pendidikan aktif memberikan informasi dan pendampingan kepada orang tua. Upaya itu dinilai penting agar penempatan siswa berlangsung cepat dan tepat.

“Jangan sampai ada anak di Kota Tangerang kehilangan kesempatan mengenyam pendidikan,” ucapnya.

Ia menambahkan DPRD akan terus mengawal kebijakan pemerintah daerah. Tujuannya memastikan seluruh anak memperoleh layanan pendidikan yang layak sesuai amanat konstitusi.

“Jangan sampai ada anak yang tertinggal hanya karena tidak diterima di sekolah negeri. Pemerintah harus hadir memberikan solusi,” katanya.

Rusdi menilai sekolah swasta memiliki peran penting dalam mencerdaskan generasi bangsa. Karena itu, masyarakat tidak perlu ragu memilih sekolah swasta.

Pemkot Tangerang telah menyediakan program sekolah gratis di 142 sekolah swasta. Program itu mencakup 63 SD/MI dan 79 SMP/MTs pada tahun ajaran 2026/2027.

Baca Juga :  Kasus ISPA di Kabupaten Tangerang Diprediksi Naik Saat Kemarau

Wali Kota Tangerang, Sachrudin, mengatakan Program Gampang Sekolah bertujuan menghadirkan akses pendidikan berkualitas secara merata.

Program tersebut tidak hanya membebaskan biaya di sekolah negeri. Sekolah swasta yang bekerja sama dengan pemerintah daerah juga menjadi bagian program.

“Orang tua tidak perlu bingung memilih sekolah. Sekolah negeri maupun swasta sama-sama berkualitas. Banyak sekolah swasta di Kota Tangerang yang memiliki mutu baik,” kata Sachrudin. (*)

Tag Terkait:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkait

Terkini