Kualitas Udara Tangsel Terburuk se-Indonesia, AQI Tembus 193

Adi Subchan - 24 June 2026

FOTO: iStockphoto/Ilustrasi
FOTO: iStockphoto/Ilustrasi

Tangsel kembali menjadi kota dengan kualitas udara terburuk di Indonesia. AQI mencapai 193 dan masuk kategori tidak sehat.

Aktual Tangerang – Kualitas udara di Tangerang Selatan (Tangsel) kembali menjadi yang terburuk di Indonesia pada Rabu, 24 Juni 2026.

Berdasarkan data IQAir pukul 07.13 WIB, indeks kualitas udara atau AQI di Tangsel mencapai 193.

Angka tersebut masuk kategori tidak sehat dan berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan.

Kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, ibu hamil, serta penderita penyakit jantung dan paru perlu meningkatkan kewaspadaan.

IQAir menyebut masyarakat umum juga dapat mulai merasakan dampak kesehatan saat kualitas udara berada pada kategori tidak sehat.

Dalam kondisi tersebut, warga disarankan mengurangi aktivitas di luar ruangan.

Masyarakat juga dianjurkan menggunakan masker saat beraktivitas di area dengan tingkat polusi tinggi.

Baca Juga :  Prakiraan Cuaca Banten, Tangerang Berpotensi Hujan Ringan

BMKG sebelumnya telah mengingatkan pentingnya perlindungan diri saat kualitas udara memburuk.

Berikut lima wilayah dengan kualitas udara terburuk di Indonesia pada Rabu pagi:

  1. Tangerang Selatan, AQI 193 (tidak sehat)
  2. Tangerang, AQI 186 (tidak sehat)
  3. Jakarta, AQI 182 (tidak sehat)
  4. Bandung, AQI 165 (tidak sehat)
  5. Medan, AQI 134 (tidak sehat bagi kelompok sensitif)

Sementara itu, Surabaya mencatat kualitas udara terbaik di Indonesia dengan AQI 50. Angka tersebut masih berada dalam kategori baik.

Pontianak menyusul dengan AQI 66 dan masuk kategori sedang.

Di tingkat global, Dublin dan Stockholm menjadi kota dengan udara paling bersih. Kedua kota tersebut mencatat AQI 18 atau kategori baik.

Hangzhou mencatat AQI 19, sedangkan Sydney berada pada AQI 21.

Sebaliknya, Jakarta menjadi kota dengan kualitas udara terburuk di dunia pada pagi ini.

Berikut lima kota dengan kualitas udara terburuk secara global:

  1. Jakarta, Indonesia, AQI 182.
  2. Lahore, Pakistan, AQI 172.
  3. Doha, Qatar, AQI 170.
  4. Kinshasa, Republik Demokratik Kongo, AQI 164.
  5. Manama, Bahrain, AQI 155.
Baca Juga :  Benyamin Davnie Respon Kritikan DPRD Tangsel, Begini Katanya

AQI merupakan indeks yang mengukur tingkat pencemaran udara berdasarkan konsentrasi polutan.

Perhitungan AQI mencakup PM2.5, PM10, karbon monoksida, sulfur dioksida, nitrogen dioksida, dan ozon.

Skor AQI berkisar antara 0 hingga 500. Kategori baik berada pada rentang 0-50. Kategori sedang berada pada rentang 51-100.

Sementara itu, kategori tidak sehat bagi kelompok sensitif berada pada rentang 101-150. Kategori tidak sehat berada pada rentang 151-200.

Sedangkan, kategori sangat tidak sehat berada pada rentang 200-299. Dan, kategori berbahaya berada pada rentang 300-500.

Semakin tinggi nilai AQI, semakin besar risiko kesehatan bagi masyarakat yang terpapar. (*)

Tag Terkait:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkait

Terkini