Dindikbud Tangsel membuka Posko Layanan SPMB 2026/2027 di SMPN 7 Tangsel. Tersedia bantuan pendaftaran online, pemberkasan, dan hotline.
Aktual Tangerang – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Tangerang Selatan membuka Posko Layanan SPMB Tahun Ajaran 2026/2027.
Posko tersebut beroperasi selama seluruh tahapan penerimaan murid baru berlangsung.
Sekretaris Dindikbud Tangsel Billy Sukarsana mengatakan layanan dipusatkan di SMPN 7 Tangerang Selatan, Rawabuntu, Serpong.
Posko dibuka untuk membantu calon peserta didik dan orang tua selama proses pendaftaran.
Menurut Billy, terdapat tiga layanan utama yang tersedia bagi masyarakat.
“Layanan yang kami berikan ada tiga. Yang pertama informasi secara detail mengenai juknis SPMB tahun 2026,” kata Billy, Selasa (23/6/2026).
Layanan pertama berupa penyampaian informasi mengenai petunjuk teknis SPMB Tahun Ajaran 2026/2027.
Petugas juga membantu masyarakat yang mengalami kendala saat mengakses portal pendaftaran. Pendampingan tersebut diberikan karena seluruh proses SPMB dilaksanakan secara daring.
“Kami memberikan layanan kepada masyarakat yang mengalami kesulitan mengakses portal karena prosesnya sekarang online,” ujarnya.
Selain itu, posko menyediakan layanan pendampingan pemberkasan bagi calon peserta didik. Petugas membantu memeriksa kelengkapan dokumen sesuai persyaratan yang berlaku.
“Kalaupun ada kesulitan pemberkasan, kami membantu menjelaskan dokumen yang harus dipenuhi,” jelas Billy.
Untuk mendukung layanan, Dindikbud menyiagakan petugas dari internal instansi setiap hari. Sebanyak empat hingga lima petugas ditempatkan di posko untuk melayani masyarakat secara langsung.
Dindikbud juga membuka layanan hotline sebagai sarana informasi dan pengaduan. Layanan tersebut dapat dimanfaatkan masyarakat yang menghadapi kendala selama proses pendaftaran.
“Setiap hari kami menyiapkan empat sampai lima petugas. Kami juga membuka layanan hotline,” ungkapnya.
Billy menuturkan tantangan terbesar masih berkaitan dengan adaptasi masyarakat terhadap sistem pendaftaran online.
Selain itu, keterbatasan daya tampung sekolah masih menjadi keluhan yang sering disampaikan warga.
“Persoalan daya tampung sekolah masih menjadi keluhan yang paling sering disampaikan masyarakat,” tutup Billy. (*)









Leave a Reply