Jangan Abai, Ancaman Digital Mengincar Anak-anak

Adi Subchan - 19 June 2026

FOTO: Chatgpt/Aktual Tangerang/Ilustrasi
FOTO: Chatgpt/Aktual Tangerang/Ilustrasi

Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie mengajak orang tua meningkatkan literasi digital anak guna mencegah ancaman dan kekerasan di ruang digital.

Aktual Tangerang – Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie mengingatkan pentingnya literasi digital bagi anak-anak. Menurutnya, peran orang tua sangat dibutuhkan untuk melindungi anak dari berbagai ancaman di ruang digital.

Benyamin mengatakan tantangan perlindungan perempuan dan anak kini semakin kompleks. Risiko yang dihadapi tidak hanya berupa kekerasan fisik dan psikis. Ancaman di dunia digital juga terus meningkat seiring perkembangan teknologi.

“Pemerintah terus mendorong kolaborasi antara pemerintah, keluarga, sekolah, dunia usaha, komunitas, dan masyarakat,” kata Benyamin, Kamis (18/6/2026).

Ia menilai perlindungan perempuan dan anak tidak dapat dibebankan kepada pemerintah semata. Seluruh elemen masyarakat harus terlibat aktif dalam upaya pencegahan.

Pemkot Tangsel terus memperkuat langkah perlindungan melalui edukasi, sosialisasi, pendampingan, dan layanan yang mudah diakses masyarakat.

Menurut Benyamin, perempuan dan anak berhak mendapatkan perlindungan maksimal. Mereka juga berhak hidup dan berkembang dalam lingkungan yang aman.

“Perempuan dan anak harus mendapatkan perlindungan yang optimal. Mereka berhak hidup dan berkembang tanpa kekerasan maupun diskriminasi,” ujarnya.

Baca Juga :  Kemenkum Hibahkan Lahan 6,3 Hektare untuk Sekolah Rakyat di Tangerang

Selain itu, Benyamin mengajak masyarakat berani melaporkan kasus kekerasan. Ia menegaskan korban maupun saksi tidak perlu takut mencari bantuan.

Pemkot Tangsel telah menyediakan layanan pengaduan melalui hotline Tangsel Siaga 112. Masyarakat juga dapat menghubungi WhatsApp 0813-8020-1112 selama 24 jam.

“Pencegahan harus menjadi fokus utama. Ketahanan keluarga yang kuat dapat menekan potensi kekerasan terhadap perempuan dan anak,” katanya.

Lanjut Benyamin, keberhasilan perlindungan perempuan dan anak membutuhkan sinergi seluruh pihak. Lingkungan yang peduli dan responsif dinilai menjadi kunci pencegahan.

Pemkot Tangsel juga akan memperkuat koordinasi lintas sektor. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan hak perempuan dan anak terpenuhi secara optimal.

Hak tersebut mencakup pendidikan, kesehatan, perlindungan sosial, serta kesempatan untuk berkembang.

“Ketika perempuan merasa aman dan anak tumbuh terlindungi, kita sedang membangun masa depan Tangerang Selatan yang lebih kuat,” kata Benyamin. (*)

Baca Juga :  MTQ Pelajar se-Kota Tangerang Digelar 15-27 Juni 2026

Tag Terkait:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkait

Terkini