Pelaku Tabrak Lari yang Tewaskan Tokoh Pramuka Tangerang Ditangkap

Adi Subchan - 12 June 2026

FOTO: SHUTTERSTOCK/Ilustrasi
FOTO: SHUTTERSTOCK/Ilustrasi

Polresta Tangerang menangkap sopir truk fuso yang diduga terlibat tabrak lari hingga menewaskan tokoh Pramuka Tangerang, Herman Sulistyo.

Aktual Tangerang – Satlantas Polresta Tangerang mengungkap kasus tabrak lari yang menewaskan seorang pesepeda lansia di Kecamatan Cikupa.

Korban diketahui bernama Herman Sulistyo (71), tokoh Pramuka Tangerang yang akrab disapa Kak Herman.

Peristiwa itu terjadi di Jalan Raya Serang Km 11, Desa Bitung Jaya, Kecamatan Cikupa, pada Minggu (7/6/2026) dini hari.

Kapolresta Tangerang Kombes Pol Indra Waspada mengatakan, polisi langsung melakukan penyelidikan setelah menerima laporan kejadian.

“Kami kemudian melakukan serangkaian penyelidikan untuk mengungkap peristiwa itu,” kata Indra, Jumat (12/6/2026).

Hasil penyelidikan mengarah pada sebuah truk fuso yang diduga terlibat dalam kecelakaan tersebut.

Baca Juga :  Tokoh Pramuka Tangerang Tewas dalam Peristiwa Tabrak Lari

Pada Kamis (11/6/2026) sekitar pukul 20.00 WIB, petugas mengamankan seorang pria berinisial AD (21).

AD merupakan warga Desa Ciptagumati, Kecamatan Cikalongwetan, Kabupaten Bandung. Polisi juga menyita satu unit truk fuso bernomor polisi D 8319 GL sebagai barang bukti.

“Kami juga turut mengamankan satu unit kendaraan roda enam jenis fuso dengan nomor polisi D 8319 GL,” ujar Indra.

Berdasarkan hasil identifikasi, kendaraan tersebut diduga menjadi penyebab kecelakaan yang merenggut nyawa korban.

Sebelumnya, Herman Sulistyo dilaporkan meninggal dunia pada Minggu (7/6/2026) sekitar pukul 01.00 WIB. Saat itu, korban sedang mengayuh sepeda di Jalan Raya Serang Km 11, Desa Bitung Jaya.

Kanit Gakkum Satlantas Polresta Tangerang Ipda Rani Purbawa menjelaskan, korban ditabrak kendaraan yang identitasnya belum diketahui.

Menurutnya, pengemudi langsung meninggalkan lokasi setelah kecelakaan terjadi.

“Korban terlibat kecelakaan dengan kendaraan yang melaju dari arah Bitung menuju Cikupa. Pengemudi kemudian melarikan diri,” kata Rani.

Baca Juga :  Guru Pramuka Diduga Lecehkan 9 Siswi SD di Tangerang

Akibat benturan keras, korban mengalami luka berat dan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Jenazah korban kemudian dievakuasi ke RSUD Balaraja untuk penanganan lebih lanjut. “Korban mengalami luka berat dan meninggal dunia di lokasi. Selanjutnya dibawa ke RSUD Balaraja,” ujarnya.

Herman Sulistyo dikenal sebagai tokoh Pramuka yang dihormati di Tangerang Raya dan Provinsi Banten.

Semasa hidup, ia aktif dalam berbagai kegiatan kepramukaan dan konsisten menerapkan nilai-nilai Pramuka. Korban juga dikenal memiliki kebiasaan bersepeda untuk menghadiri berbagai kegiatan.

Jenazah almarhum sempat disalatkan di Masjid Raya Al-A’zhom, Kota Tangerang. Prosesi pemakaman dihadiri pejabat daerah serta anggota Pramuka dari berbagai wilayah di Banten.

Setelah itu, almarhum dimakamkan di TPU Rawa Kucing, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang.

Pemakaman berlangsung dengan upacara penghormatan kepramukaan sebagai bentuk penghargaan atas jasa dan pengabdiannya. (*)

Tag Terkait:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkait

Terkini