Seorang pria di Kota Tangerang disekap selama 17 jam akibat utang Rp30 juta. Polisi membebaskan korban dan menangkap dua pelaku.
Aktual Tangerang – Seorang pria berinisial IW menjadi korban penyekapan di Kota Tangerang. Korban diduga disekap karena belum melunasi utang sebesar Rp30 juta.
IW ditemukan dalam kondisi lemas di sebuah rumah di Jalan Cemara, Kelurahan Cibodasari. Saat ditemukan, tangan, kaki, dan kepala korban terikat tali plastik.
Korban juga berada dalam posisi tengkurap di lantai rumah tersebut.
Peristiwa bermula saat IW dan istrinya berkemas untuk pindah rumah. Mereka hendak meninggalkan kediamannya di kawasan Kelapa Dua, Tangerang Selatan.
Dua pria tak dikenal tiba-tiba menghampiri korban. Keduanya kemudian memaksa IW pergi menggunakan sepeda motor.
Keluarga baru mengetahui kejadian itu setelah menerima pesan mencurigakan. Pesan tersebut berisi foto dan video korban dalam kondisi terikat.
Korban juga terlihat mendapat ancaman menggunakan senjata tajam.
Mendapat laporan tersebut, Polsek Jatiuwung segera melakukan penyelidikan.NTim Reskrim kemudian menggerebek lokasi penyekapan pada Senin (1/6).
Polisi berhasil membebaskan korban dari lokasi kejadian. Dua terduga pelaku turut diamankan dalam operasi tersebut.
Mereka merupakan ayah dan anak berinisial F dan W. Keduanya diduga menyekap korban untuk menagih utang.
Kapolsek Jatiuwung Kompol Robiin mengatakan korban mengalami tekanan psikologis berat.
“Korban mengalami intimidasi selama penyekapan berlangsung,” ujar Robiin.
Menurutnya, ancaman kekerasan terus diberikan kepada korban.nKondisi korban semakin memburuk akibat kekurangan makan dan minum.
“Korban hampir kehilangan kesadaran karena kelaparan dan dehidrasi,” katanya.
Hasil pemeriksaan tidak menemukan luka fisik serius pada korban.nMeski demikian, korban mengalami trauma psikologis yang cukup mendalam.
Polisi kini menangani kasus tersebut secara intensif. Para pelaku dijerat Pasal 466 KUHP tentang perampasan kemerdekaan. Ancaman hukuman maksimal mencapai lima tahun penjara.
Penyidik masih mendalami motif di balik aksi penyekapan tersebut. Polisi juga menelusuri kemungkinan keterlibatan jaringan penagih utang ilegal. (*)








Leave a Reply