Kota Tangsel mencatat kualitas udara terburuk di Indonesia dengan AQI 193. Jakarta dan Surabaya juga masuk kategori tidak sehat.
Aktual Tangerang – Kualitas udara di Tangerang Selatan menjadi yang terburuk di Indonesia pada Jumat pagi.
Berdasarkan data IQAir pukul 07.10 WIB, indeks kualitas udara atau AQI mencapai 193. Angka tersebut masuk kategori tidak sehat dan berisiko bagi kesehatan masyarakat.
Kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, ibu hamil, serta penderita penyakit jantung dan paru perlu waspada.
“Ketika kualitas udara dikategorikan tidak sehat, masyarakat umum mungkin mulai mengalami efek kesehatan,” tulis IQAir, Kamis (5/6/2026).
IQAir mengimbau masyarakat mengurangi aktivitas di luar ruangan saat kondisi udara memburuk.
Penggunaan masker juga disarankan untuk mengurangi paparan polusi udara.
Sebelumnya, BMKG juga mengingatkan masyarakat menggunakan masker di wilayah dengan pencemaran tinggi.
Selain Tangerang Selatan, sejumlah kota besar mencatat kualitas udara tidak sehat.
Surabaya berada di posisi kedua dengan AQI 192. Jakarta menempati posisi ketiga dengan AQI 177.
Kota Tangerang berada di urutan keempat dengan AQI 176. Bandung melengkapi lima wilayah dengan kualitas udara terburuk dengan AQI 156. Seluruh wilayah tersebut masuk kategori tidak sehat.
Sebaliknya, Medan menjadi kota dengan kualitas udara terbaik di Indonesia pagi ini. Kota tersebut mencatat AQI 33 dan masuk kategori baik.
Kabupaten Badung di Bali berada di posisi berikutnya dengan AQI 57.
Secara global, Canberra di Australia menjadi kota dengan kualitas udara terbaik. Canberra mencatat AQI 8 atau masuk kategori baik. Sydney dan Bishkek menyusul dengan AQI 11.
Sementara itu, Jakarta masuk daftar kota dengan polusi udara terburuk dunia.
Kinshasa di Republik Demokratik Kongo berada di posisi pertama dengan AQI 185. Jakarta berada di posisi kedua dengan AQI 177.
Kathmandu, Wuhan, dan Kolkata melengkapi daftar lima besar kota berpolusi tinggi.
AQI merupakan indikator kualitas udara berdasarkan konsentrasi polutan. Perhitungan AQI mencakup PM2.5, PM10, karbon monoksida, sulfur dioksida, nitrogen dioksida, dan ozon.
Kategori baik berada pada rentang AQI 0 hingga 50. Untuk kategori sedang berada pada rentang 51 hingga 100. Dan, kategori tidak sehat bagi kelompok sensitif berada pada rentang 101 hingga 150.
Kategori tidak sehat berada pada rentang 151 hingga 200. Kategori sangat tidak sehat berada pada rentang 200 hingga 299. Sementara kategori berbahaya berada pada rentang 300 hingga 500.
Semakin tinggi nilai AQI, semakin besar risiko gangguan kesehatan akibat polusi udara. (*)








Leave a Reply