Adik Presiden Irlandia Margaret Connolly ikut ditangkap Israel saat mengikuti misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla menuju Gaza.
Aktual Tangerang – Adik Presiden Irlandia, Margaret Connolly dilaporkan ikut ditangkap pasukan Zionis Israel saat misi kemanusiaan menuju Jalur Gaza.
Laporan media Irlandia, Irish Independent, menyebut Margaret menjadi satu dari enam warga Irlandia yang ditahan Israel. Mereka tergabung dalam rombongan Global Sumud Flotilla (GSF).
GSF menyebut 10 dari 60 kapal konvoi kemanusiaan dicegat pasukan Zionis Israel di perairan internasional.
Pencegatan dilaporkan terjadi sekitar 70 mil laut dari Pulau Siprus. Sebanyak enam dari 15 peserta asal Irlandia dilaporkan ikut ditangkap.
Koalisi GSF kemudian merilis video Margaret Connolly sebelum penangkapan terjadi.
“Jika Anda menyaksikan video ini, berarti saya telah diculik pasukan penjajah Israel,” ujar Margaret dalam video tersebut.
Ia mengaku bangga mengikuti misi kemanusiaan terbesar menuju Gaza tersebut.
Pasukan Zionis Israel dilaporkan menyerang konvoi kemanusiaan GSF pada Senin (18/5). Sekitar 100 aktivis ditangkap saat berupaya menembus blokade Jalur Gaza.
Flotilla yang terdiri lebih dari 50 kapal itu berangkat dari Marmaris, Turki, Kamis pekan lalu. Misi tersebut menjadi upaya terbaru menembus blokade Israel terhadap Gaza sejak 2007.
Penyelenggara menyebut misi diikuti 426 peserta dari 39 negara. Sebanyak 96 peserta berasal dari Turki.
Peserta lainnya berasal dari Amerika Serikat (AS), Indonesia, Jerman, Argentina, dan Australia.
Selain itu terdapat peserta dari Bahrain, Brasil, Aljazair, Maroko, dan Prancis.
Kemudian Afrika Selatan, Inggris, Irlandia, Spanyol, Italia, Kanada, Mesir, Pakistan, Tunisia, Oman, dan Selandia Baru.
Israel sebelumnya juga menyerang konvoi bantuan GSF di pesisir Pulau Kreta, Yunani, pada 29 April 2026.
Sejumlah warga negara Indonesia turut dilaporkan ditangkap dalam misi tersebut.
Berikut daftar sembilan WNI yang tergabung dalam armada GSF diculik tentara Israel:
- Herman Budianto Sudarsono dari Dompet Dhuafa di Kapal Zapyro.
- Ronggo Wirasanu dari Dompet Dhuafa di Kapal Zapyro.
- Andi Angga Prasadewa dari Rumah Zakat di Kapal Josef.
- Asad Aras Muhammad dari Spirit of Aqso di Kapal Kasri Sadabad.
- Hendro Prasetyo dari SMART 171 di Kapal Kasri Sadabad.
- Bambang Noroyono di Kapal BoraLize.
- Thoudy Badai Rifan Billah di Kapal Ozgurluk.
- Andre Prasetyo Nugroho di Kapal Ozgurluk.
- Rahendro Herubowo di Kapal Ozgurluk. (*)








Leave a Reply