Timnas Indonesia tergabung bersama Jepang, Qatar, dan Thailand di Grup F Piala Asia 2027. John Herdman siapkan evaluasi besar skuad Garuda.
Aktual Tangerang – Hasil drawing Piala Asia 2027 menempatkan Timnas Indonesia di Grup F. Skuad Garuda akan menghadapi Jepang, Qatar, dan Thailand pada fase grup.
Undian digelar di Riyadh, Minggu (10/5/2026). Hasil tersebut langsung memunculkan istilah “grup neraka” bagi Timnas Indonesia.
Indonesia harus menghadapi dua kekuatan besar sepak bola Asia sejak awal turnamen.
Sebagai penghuni Pot 4, Indonesia memang berpotensi menghadapi lawan berat. Setiap pertandingan di Grup F diprediksi berlangsung ketat dan menentukan.
Jepang menjadi lawan terberat bagi Timnas Indonesia di grup tersebut. Samurai Biru merupakan pemilik empat gelar juara Piala Asia.
Jepang juga kini menempati peringkat 18 dunia FIFA. Sementara Qatar datang sebagai juara bertahan Piala Asia. Qatar sukses menjuarai edisi 2019 dan 2023.
Thailand juga diprediksi memberi perlawanan sengit bagi Indonesia. Tim berjuluk Gajah Perang selalu lolos ke 16 besar dalam dua edisi terakhir.
Timnas Indonesia memastikan tiket Piala Asia 2027 melalui putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Keberhasilan itu menjadi bagian penting proyek jangka panjang sepak bola Indonesia.
Pelatih Timnas Indonesia John Herdman menegaskan evaluasi besar segera dilakukan.
Menurut Herdman, fokus awal tim adalah mengevaluasi pemain lokal dan diaspora.
“Salah satu langkah besar yang harus kami ambil adalah mengevaluasi pemain domestik,” ujar Herdman.
Ia mengatakan pemusatan latihan Mei akan dimanfaatkan memantau pemain potensial.
“Kami akan melihat pemain yang tampil bagus sepanjang musim ini,” katanya.
Herdman juga menilai beberapa pemain mulai menunjukkan profil sesuai kebutuhan tim.
Setelah memantau pemain lokal, fokus berikutnya adalah pemain diaspora di Eropa.
“Langkah kedua pada bulan Juni adalah melihat pemain diaspora di Eropa,” ujar Herdman.
Ia ingin memadukan pemain diaspora dengan talenta lokal terbaik Indonesia.
Selain evaluasi pemain, Herdman menyoroti pentingnya chemistry dalam skuad Garuda.
Ia juga menekankan pembangunan identitas permainan Timnas Indonesia.
“Fokus kami adalah mengembangkan kerangka taktik dan identitas permainan,” katanya.
Herdman menilai koneksi antarpemain menjadi faktor penting menghadapi tim elite Asia.
“Kami harus membangun brotherhood untuk membawa Indonesia ke level berikutnya,” ucapnya.
Menurut Herdman, Piala Asia 2027 menjadi bagian roadmap menuju Piala Dunia 2030. Ia ingin Indonesia mulai bersaing melawan tim kuat Asia.
“Jika ingin lolos Piala Dunia 2030, kami harus belajar meraih hasil melawan Jepang dan Qatar,” tuturnya. ***











Leave a Reply