WFH ASN di Kecamatan Ciputat Tak Berlaku Penuh

Adi Subchan - 11 April 2026

Kebijakan WFH ASN di Tangsel tidak diterapkan penuh di Kecamatan Ciputat karena pelayanan publik tetap diutamakan. (Foto: kompas.com)
Kebijakan WFH ASN di Tangsel tidak diterapkan penuh di Kecamatan Ciputat karena pelayanan publik tetap diutamakan. (Foto: kompas.com)

Kebijakan WFH ASN di Tangsel tidak diterapkan penuh di Kecamatan Ciputat karena pelayanan publik tetap diutamakan.

Aktual Tangerang – Kebijakan Work From Home (WFH) bagi ASN mulai diterapkan di Kota Tangerang Selatan, Jumat (10/4/2026). Namun, pelaksanaannya di Kecamatan Ciputat tidak berjalan sepenuhnya sesuai konsep.

Di wilayah tersebut, kebijakan WFH diterjemahkan berbeda. Unsur kecamatan dan kelurahan disebut menjadi pengecualian dari sistem kerja dari rumah.

Camat Ciputat, Mamat, menegaskan pelayanan publik tetap menjadi prioritas utama. Menurutnya, layanan masyarakat tidak bisa dihentikan meski ada kebijakan fleksibel.

“Kalau kita di Kecamatan Ciputat tidak ada WFH,” ujar Mamat.

Ia menjelaskan, pihaknya tetap mengacu pada aturan kepegawaian dari BKPSDM. Sebagai penyesuaian, dibuat Surat Perintah Tugas (SPT) untuk pengaturan kerja internal.

“Jadi kita membuatkan SPT karena ada pelayanan di kecamatan,” kata Mamat.

Baca Juga :  WNA Inggris Mengamuk di Shelter Kucing Ciputat

SPT tersebut mengatur pembagian tugas seperti sistem kerja bergiliran. Namun, pelaksanaannya tidak sepenuhnya membuat pegawai bekerja dari rumah.

Mamat menyebut ASN tetap datang ke kantor meski diperbolehkan absen dari rumah.

“Bisa absen di rumah, tapi tetap ke kantor,” ujarnya.

Ia menegaskan sistem kerja tetap berorientasi pada pelayanan publik. Kebutuhan masyarakat dinilai tidak bisa ditunda.

Pelayanan di Kecamatan Ciputat meliputi berbagai administrasi kependudukan. Salah satunya perekaman KTP elektronik bagi warga berusia 17 tahun.

Selain itu, pengurusan KTP bermasalah juga tetap dilayani di kantor kecamatan. Layanan surat keterangan waris juga masih berjalan normal.

Aktivitas pelayanan tersebut membuat kehadiran pegawai tetap diperlukan. Menurut Mamat, tugas wilayah tidak bisa sepenuhnya dilakukan dari rumah.

Baca Juga :  Harga Kedelai Naik, Ukuran Tempe di Tangsel Mengecil

Ia menyebut pemantauan wilayah hingga tingkat RT dan RW tetap berjalan. Karena itu, sistem WFH tidak bisa diterapkan secara penuh.

“WFH itu bukan libur, tetapi tetap bekerja dari rumah,” tegasnya.

Mamat menambahkan evaluasi dilakukan berdasarkan kinerja harian pegawai. Penilaian tetap mengacu pada hasil pekerjaan masing-masing ASN. ***

Tag Terkait:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkait

Terkini