Banjir merendam 17 titik di Tangsel akibat hujan lebat dan luapan kali, ratusan KK terdampak.
Aktual Tangerang – Banjir di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) meluas dan merendam 17 titik permukiman warga.
Data tersebut dihimpun Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat.
Ketinggian air bervariasi, mulai 25 hingga 95 sentimeter di sejumlah wilayah terdampak.
Salah satu titik terdampak berada di Perumahan Taman Crisyan 2 Kencana Loka, Ciater, BSD. Ketinggian air di lokasi ini mencapai sekitar 70 sentimeter.
Sebanyak 60 kepala keluarga (KK) di sekitar Tandon Ciater turut terdampak banjir.
Komandan Peleton Satgas BPBD Tangsel, Dian Wiryawan, menyebut hujan deras sebagai pemicu utama.
“Intensitas hujan tinggi menyebabkan aliran Kali Ciater-Tandon meluap,” ujar Dian, Minggu (5/4/2026).
Luapan air tersebut juga menggenangi Perumahan Green Harmoni Kencana Loka, Serpong. Ketinggian air sekitar 25 sentimeter dan mulai berangsur surut.
Banjir turut merendam Perumahan Serpong Jaya RT 02 RW 02, Buaran, Serpong. Tinggi muka air di kawasan ini mencapai 40 sentimeter.
Di Perumahan Serpong Terrace, Buaran, sekitar 50 kepala keluarga terdampak. Ketinggian air mencapai 35 sentimeter dan belum sepenuhnya surut hingga malam.
Dian menilai buruknya drainase memperparah kondisi genangan di sejumlah titik.
“Saluran air tidak optimal sehingga genangan bertahan lebih lama,” kata dia.
Banjir juga melanda Perumahan Citra Prima 2 RW 006, Kranggan, Setu. Ketinggian air di lokasi tersebut berkisar antara 30 hingga 95 sentimeter.
Sekitar 100 kepala keluarga terdampak akibat luapan kali yang melintas di kawasan itu.
Di Perumahan Pondok Hijau, Pisangan, Ciputat Timur, banjir merendam hingga 80 sentimeter. Sebanyak 300 kepala keluarga terdampak di wilayah tersebut.
Sementara itu, Perumahan Puri Serpong 1 di Setu juga terendam banjir setinggi 40 sentimeter. Sekitar 130 kepala keluarga terdampak di kawasan tersebut.
Selain banjir, BPBD mencatat adanya tanah longsor di 10 titik lokasi.
“Bencana tidak hanya banjir, tetapi juga longsor di beberapa wilayah,” ujar Dian.
Kapolsek Ciputat Timur, Kompol Bambang Askar Sodiq, melaporkan banjir di Kelurahan Cipayung. Ketinggian air di wilayah itu mencapai sekitar 30 sentimeter.
Genangan muncul setelah hujan deras mengguyur kawasan tersebut pada sore hari.
“Air meluap dari kali di sekitar permukiman warga,” kata Bambang.
Banjir juga terjadi di Perumahan Pondok Payung Mas dan Jalan Ki Hajar Dewantoro. Luapan Kali Sasak Menteri menjadi penyebab utama genangan di lokasi tersebut.
Secara geografis, Tangerang Selatan berada di dataran rendah sekitar 25 meter dari permukaan laut.
Sejumlah sungai dari Jakarta melintasi wilayah ini, termasuk Kali Angke dan Pesanggrahan. ***









Leave a Reply