Peluang Idulfitri 2026 dirayakan serentak menguat, berdasarkan hisab Kemenag ketinggian hilal capai 3 derajat.
Aktual Tangerang – Potensi perbedaan penetapan Hari Raya Idulfitri 2026 mendapat perhatian publik. Namun, peluang kesamaan perayaan antara Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah masih terbuka.
Idulfitri diperkirakan berpotensi jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026.
Perkiraan itu mengacu pada perhitungan hisab Tim Badan Hisab Rukyat Kementerian Agama (Kemenag).
Data tersebut merupakan hasil rekapitulasi menjelang rukyatul hilal 1 Syawal. Rukyatul hilal dijadwalkan berlangsung pada 19 Maret 2026.
Ketinggian hilal diperkirakan mencapai sekitar 3 derajat di sejumlah wilayah.
Tim Ahli BHR Kemenag Tuban, Kasdikin, menyampaikan analisis tersebut. Ia menyebut wilayah barat Indonesia memiliki peluang lebih besar.
Daerah seperti Medan, Aceh, Padang, dan Jambi diprediksi memiliki hilal lebih tinggi.
“Jika melihat data itu, Lebaran berpotensi bersamaan pada Jumat, 20 Maret 2026,” ujar Kasdikin. (Penulis: Robby Kurniawan)









Leave a Reply