Pengangguran Banten

admin - 05 May 2025

FB_IMG_1746287951214

Atasi Pengangguran Banten, Kemen P2MI Dorong Pelatihan Skill untuk Usia Produktif

Tangerang – Masalah pengangguran Banten terus menjadi perhatian berbagai pihak. Terbaru, Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) atau BP2MI mendorong Pemerintah Provinsi Banten untuk mengoptimalkan fungsi Balai Latihan Kerja (BLK).

Pemanfaatan ini digunakan pusat pelatihan keterampilan guna menekan angka pengangguran, khususnya di kalangan usia muda.

Pelatihan Skill Jadi Solusi Pengangguran Banten

Dalam kunjungan kerja ke BLK UPTD Latker Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Banten di Serpong Utara, Menteri P2MI Abdul Kadir Karding menegaskan pentingnya pelatihan terintegrasi bagi warga usia 15 hingga 29 tahun. Ia menyebut bahwa pelatihan ini harus meliputi peningkatan keterampilan teknis, penguasaan bahasa asing, serta sertifikasi kompetensi.

“Dengan pelatihan yang tepat, kita bisa mengurangi pengangguran Banten, dan menciptakan tenaga kerja siap pakai untuk kebutuhan industri maupun luar negeri,” ujar Abdul Kadir.

BLK Banten Diproyeksikan Jadi Sentral Vokasi

Langkah konkret untuk menekan pengangguran Banten adalah menjadikan BLK sebagai pusat vokasi bagi calon pekerja migran dan tenaga kerja lokal. Pelatihan yang diberikan mencakup berbagai bidang, seperti pengelasan, kelistrikan, kecantikan, hingga keterampilan lain yang relevan dengan kebutuhan pasar kerja global.

“BLK di Banten punya potensi besar. Kita tinggal optimalkan dan sesuaikan dengan kebutuhan industri,” lanjut Kadir.

Gubernur Banten Siap Tindak Lanjut Kolaborasi

Gubernur Banten Andra Soni menyambut baik arahan dari Kemen P2MI. Ia menyatakan siap membangun sinergi lintas lembaga dan memperkuat kapasitas BLK sebagai upaya menurunkan pengangguran Banten secara signifikan.

“Kami akan segera koordinasi dengan seluruh BLK di kabupaten/kota untuk menyiapkan tenaga kerja yang ahli dan bersertifikasi,” jelas Andra Soni.

Baca Juga :  Daftar 51 SD Swasta Gratis di Kabupaten Tangerang

Target Utama: Generasi Muda Siap Kerja

Fokus utama dari program ini adalah generasi muda usia 15–29 tahun, yang menurut data memiliki risiko lebih tinggi terhadap pengangguran Banten. Dengan pendekatan pelatihan yang terstruktur, diharapkan anak-anak muda Banten memiliki kompetensi unggul dan dapat bersaing di pasar kerja.

Kolaborasi Jadi Kunci Sukses

Langkah kolaboratif antara Kemen P2MI dan Pemprov Banten dinilai sebagai strategi efektif dalam menurunkan pengangguran Banten. Dengan mengoptimalkan peran BLK dan memperluas akses pelatihan, diharapkan angka pengangguran dapat ditekan dan generasi muda Banten memiliki masa depan yang lebih cerah.

Ingin tahu lebih banyak tentang program kerja dan pelatihan tenaga kerja di Banten? Ikuti informasi terbaru dari Pemprov Banten dan BLK setempat.

Sumber: Tangerangnews.com

Foto: bantennews.co.id

Terus kunjungi website kita di AktualTangerang.com untuk lebih banyak lagi artikel seputar Tangerang Raya dan Nasional. Jangan lupa follow akun sosial media di Instagram dan Tiktok 

Tag Terkait:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkait

Terkini