Empat anak diduga menjadi korban pencabulan di Serpong Utara, Tangerang Selatan. Ibu korban meminta polisi segera menuntaskan kasus.
Aktual Tangerang – Seorang anak lima tahun diduga menjadi korban pencabulan di Serpong Utara. Kasus ini terjadi di Kota Tangerang Selatan, Provinsi Banten.
Kasus tersebut diduga melibatkan empat anak di bawah umur. Mereka berinisial A (11), I (5), M (3), dan satu anak tetangga.
Ibu korban berinisial H menyebut anaknya diancam pelaku. “Anak saya diancam, jadi tidak berani melawan,” ujar H, Selasa (17/2/2026).
H mengatakan anaknya sempat berontak karena kesakitan. “Anak saya bilang sudah sakit dan minta dihentikan,” tuturnya.
Menurut H, pelaku diduga memanfaatkan usia korban yang masih kecil. Korban juga mengaku takut karena diancam akan dipukul. “Katanya akan ditonjok kalau melawan,” kata H.
Kasus ini terungkap awal Februari 2026. Pihak sekolah memanggil orang tua setelah menemukan kejanggalan.
Seorang siswa terlihat memiliki kemerahan di lehernya. Guru kemudian meminta keterangan lebih lanjut kepada anak-anak.
“Mereka ditanya siapa yang menyuruh, dan menjawab ada yang menyuruh,” ujar H.
Anak-anak juga mengaku diberi minuman sebelum kejadian. “Katanya disuruh minum obat yang dicampur minuman,” jelasnya.
Awalnya H tidak curiga saat anaknya mengeluh sakit pada anus. “Saya kira hanya gangguan biasa atau sembelit,” katanya.
Keluhan itu terjadi berulang selama beberapa hari. H kemudian memastikan kondisi anaknya melalui pemeriksaan medis.
“Yang lima tahun paling parah kondisinya,” ucapnya sambil menangis.
Menurut cerita anaknya, setiap berontak tubuhnya ditekan. “Dia dibekap dan diancam agar tidak bercerita,” ujar H.
Peristiwa diduga terjadi di sebuah kontrakan saat anak-anak bermain. H mengaku baru mengetahui kejadian sekitar dua minggu lalu.
Sebelum melapor, H sempat meminta penjelasan kepada keluarga terduga. Ia menyebut terduga masih memiliki hubungan keluarga.
“Saya sempat berdebat dengan keluarga sebelum ke polisi,” katanya.
Karena tak ada penyelesaian, laporan dibuat ke Polres Tangerang Selatan (Tangsel). Laporan diajukan oleh orang tua korban lain yang juga tetangga H. “Saya mohon keadilan untuk anak-anak saya,” ujarnya.
H berharap polisi segera menuntaskan kasus tersebut.
Ia meminta perlindungan dan kepastian hukum bagi anak-anaknya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih dimintai keterangan. ***









Leave a Reply